Jakarta, 30 Juni 2026 – WAY Academy bersama MRPN Center, Asosiasi Governansi, Manajemen Risiko & Kepatuhan (GRK) Indonesia, serta IRMAPA sukses menyelenggarakan Webinar Bedah Buku bertajuk “Governansi, Manajemen Risiko, Kepatuhan dan Akuntansi Menuju Keberlanjutan Organisasi” pada Selasa, 30 Juni 2026, pukul 09.00–11.00 WIB secara daring melalui Zoom.

Webinar ini diikuti oleh lebih dari 250 peserta yang berasal dari berbagai sektor, baik kementerian/lembaga, pemerintah daerah, BUMN, BUMD, sektor swasta, akademisi, maupun praktisi yang memiliki perhatian terhadap penguatan governansi, manajemen risiko, kepatuhan, dan akuntansi sebagai fondasi keberlanjutan organisasi.

Acara dipandu oleh Adhi selaku Master of Ceremony dan diawali dengan sambutan dari Ibu Fitri Sawitri, Direktur WAY Academy. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa tantangan organisasi saat ini semakin kompleks sehingga membutuhkan pendekatan yang terintegrasi antara governansi, manajemen risiko, kepatuhan, dan akuntansi. Sinergi keempat aspek tersebut menjadi landasan penting dalam membangun organisasi yang adaptif, akuntabel, serta mampu menciptakan nilai secara berkelanjutan.

Sesi utama webinar menghadirkan dua narasumber yang memiliki pengalaman luas di bidangnya. Narasumber pertama, Prof. Mardiasmo, Ketua Umum Komite Nasional Kebijakan Governansi (KNKG), mengupas pentingnya penerapan governansi yang baik sebagai fondasi utama dalam menciptakan organisasi yang berintegritas, transparan, dan berkelanjutan. Beliau menekankan bahwa governansi tidak lagi dipandang sekadar sebagai kepatuhan terhadap regulasi, melainkan sebagai instrumen strategis yang mampu meningkatkan kualitas pengambilan keputusan, memperkuat kepercayaan para pemangku kepentingan, serta mendukung pencapaian tujuan organisasi dalam jangka panjang.

Selanjutnya, Dr. Waluyo, praktisi di bidang Governance, Risk, and Compliance (GRC), menyampaikan perspektif praktis mengenai implementasi GRC yang terintegrasi dalam mendukung keberlanjutan organisasi. Beliau menjelaskan bahwa integrasi antara governansi, manajemen risiko, kepatuhan, dan akuntansi memungkinkan organisasi memiliki sistem pengendalian yang lebih efektif, meningkatkan ketahanan terhadap berbagai risiko, serta memperkuat kemampuan organisasi dalam menghadapi perubahan lingkungan bisnis dan regulasi yang semakin dinamis.

Diskusi dipandu oleh Viktor Riwu Kaho, Sekretaris Jenderal Asosiasi GRK Indonesia, yang mengarahkan jalannya dialog secara interaktif. Berbagai pertanyaan dari peserta mencerminkan tingginya antusiasme terhadap implementasi GRC di berbagai sektor, khususnya dalam menghadapi tantangan transformasi organisasi dan tuntutan penerapan prinsip keberlanjutan.

Melalui webinar ini, para peserta memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai konsep, praktik, dan strategi penerapan governansi, manajemen risiko, kepatuhan, dan akuntansi secara terpadu. Buku “Governansi, Manajemen Risiko, Kepatuhan dan Akuntansi Menuju Keberlanjutan Organisasi” diharapkan dapat menjadi salah satu referensi penting bagi pimpinan organisasi, regulator, akademisi, serta para praktisi dalam memperkuat implementasi tata kelola yang efektif dan berkelanjutan.

Kolaborasi antara WAY Academy, MRPN Center, Asosiasi GRK Indonesia, dan IRMAPA diharapkan dapat terus menghadirkan berbagai forum berbagi pengetahuan dan pengembangan kapasitas guna mendukung peningkatan kualitas governansi serta penguatan budaya manajemen risiko di Indonesia. Melalui sinergi lintas organisasi ini, diharapkan semakin banyak institusi yang mampu menerapkan prinsip-prinsip GRC secara terintegrasi untuk mewujudkan organisasi yang tangguh, akuntabel, dan berkelanjutan.